Jokowi Gencar Bagi-bagi Bansos, Ekonom: Membeli Suara Berkedok Bansos

0 0
Read Time:2 Minute, 9 Second

Corner Prophets , Jakarta – Direktur Center for Economic and Legal Research (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara baru-baru ini juga angkat bicara soal penyaluran bantuan sosial atau bantuan pangan yang dilakukan Presiden Jokowi. Pertama, menurutnya pemberian bansos tidak efektif menurunkan harga pangan, khususnya beras. Akar permasalahan harga beras adalah tingginya biaya produksi yang dihadapi petani.

Pertama, menurutnya pemberian bansos tidak efektif menurunkan harga pangan, khususnya beras. Akar permasalahan harga beras adalah tingginya biaya produksi yang dihadapi petani.

Kalau solusinya bansos jelas tidak cukup, kata Wima saat dihubungi Tempo, Rabu, 24 Januari 2024. “Pada saat yang sama, anggaran subsidi pupuk dan permasalahan pupuk masih belum terselesaikan.”

Kami percaya bahwa memberikan kesejahteraan adalah obat yang salah arah. Kami tidak akan menghancurkan kesejahteraan yang terjadi sebelum pemilu. “Tujuannya sebenarnya tidak lebih dari membeli suara masyarakat miskin dengan dalih bansos. Jadi APBN seolah-olah menjadi pemberi dana kesejahteraan sosial dengan uang (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). atau program dari salah satu kandidat”.

Jika pemerintah ingin menstabilkan harga dan membantu daya beli masyarakat miskin, kata dia, yang perlu dibantu adalah biaya produksi pertanian.

Pemberian kesejahteraan sebagai kedok kampanye, kata Wima, merupakan bentuk pengalihan anggaran, bukan pendidikan. Anggaran yang seharusnya digunakan sampai ke penerima akhir dan malah salah sasaran. “Sepertinya stiker ditempel di tengah jalan, misalnya untuk kesejahteraan,” ujarnya. Jadi ini sebenarnya adalah bentuk penyalahgunaan kesejahteraan.”

Berikutnya: Sebenarnya, kata Wima, bisa saja disebut sebagai tindak pidana.

12 Selanjutnya

Bambang Susantono, Ketua Organisasi Ibu Kota Kepulauan atau OIKN, mengatakan Presiden Jokowi akan mengantarkan revolusi kelima di IKN. Baca selengkapnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meletakkan landasan pembangunan fasilitas perbankan dan pendidikan di IKN. Baca selengkapnya

Di bawah ini adalah perbandingan singkat pencalonan Prabowo Subianto pada tahun 2014 dan 2019-2024. Baca selengkapnya

Kalaupun Prabow menang, Astri mengatakan aksi tersebut akan terus berlanjut hingga kasus pelanggaran HAM Kamisan selesai. Baca selengkapnya

Prabow mencalonkan diri sebagai presiden sebanyak 3 kali. Dua di antaranya kalah, namun menyatakan kemenangan dengan rasa syukur. Baca selengkapnya

Dua kali berterima kasih, dua kali gagal. Itu merupakan pengalaman pahit yang dialami Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 dan 2019. Setelah dia kalah dalam pemilihan presiden. Baca selengkapnya

Di antara ekspektasi 3 besar pengamat asing dunia terhadap Jokowi Prabowo, Amerika Serikat belum merayakan kemenangan Pilpres Indonesia, anak korban kebrutalan Israel. Baca selengkapnya

Peneliti Korea telah membuat terobosan baru berupa nasi campur daging sapi. Baca selengkapnya

Pengunjuk rasa dari kelompok masyarakat sipil yang peduli terhadap demokrasi dan pemilu melakukan aksi protes di depan gedung KPU atau KPU di Jalan Imam Bongjol 29, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat, 16 Februari 2024.

Versi perhitungan cepat, paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki perolehan tiket lebih dari 57%. Baca selengkapnya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Luncurkan Program Bantuan Pangan di Jambi, Menko Airlangga Sampaikan Kabar Baik Ini

0 0
Read Time:2 Minute, 11 Second

Corner Prophets, JAMBI – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung penyaluran bantuan pangan kepada 100 penerima bantuan Food Aid (FDA) di Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlanga juga menyerahkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kg setiap bulannya sebesar 10 PBP secara simbolis.

Baca juga: Menko Airlanga Ungkap Strategi Penguatan Perekonomian Indonesia Sudah Pada Jalur yang Benar

“Pemerintah memutuskan untuk memberikan bantuan pangan kepada 22 juta penerima bantuan pangan,” kata Menteri Koordinator Airlanga dalam keterangannya, Selasa (30/1).

Baca juga: Menko Airlanga siapkan strategi usai meninjau kawasan banjir Robi di Pantura

Menko Airlanga mengatakan, program tersebut merupakan alat kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas dan mengelola kenaikan harga pangan.

Berdasarkan data BPS, bantuan pangan tahap pertama yang disalurkan pada April hingga Juli 2023 dan tahap kedua yang dimulai pada September 2023 turut menjaga tingkat inflasi nasional.

Baca Juga: Menteri Airlanga Berikan Langsung Bantuan Sembako dan KUR kepada Masyarakat di Indramayu

Sedangkan secara nasional pada tahun 2023, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Bulog Peru menyalurkan total beras untuk Program Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) sebanyak 1.182.717 ton dan Program Bantuan Pangan sebanyak 1.489.286 ton.

Khusus Provinsi Jambi, pasokan beras CBP 2023 untuk program SPHP sebanyak 28.297 ton beras dan program bantuan pangan sebanyak 1.983 ton beras.

Menko Airlanga mengatakan, alokasi penyaluran bantuan pangan untuk Provinsi Jambi pada tahun 2024 sebesar P204.458.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 27.283 PBP disalurkan di Kota Jambi.

Untuk mendukung program tersebut, kehadiran CBP di Perum Bulog Provinsi Jambi masih dijaga pada tingkat aman.

“Jadi bantuan pangan ini akan berlanjut hingga Juni 2024 dan akan dinilai setiap tiga bulan setelahnya,” jelas Menko Airlanga.

Selain menyaksikan penyaluran bantuan pangan, Menko Airlanga juga berkesempatan memulai pendistribusian bantuan pangan sebanyak 2.004 ton dengan menggunakan 11 truk yang akan disalurkan ke desa atau kelurahan di Kota Jambi, Kota Muwaro Jambi, dan Kabupaten Batanghari. daerah.

Untuk pendistribusian bantuan pangan di Provinsi Jambi, pemerintah telah menunjuk Perum Bulog sebagai penerima dan PT Pos Indonesia sebagai pengangkut.

Untuk mendukung ketenangan dan kecepatan, sistem penyaluran bantuan di setiap kantor desa dan kelurahan dilaksanakan sesuai rencana yang ditetapkan oleh Perum Bulog, PT Pos Indonesia, dan perangkat daerah setempat.

Apabila pendistribusiannya dilakukan, maka akan sesuai dengan daftar nominasi PBP penerima.

PT Pos Indonesia akan mengupdate data beras yang terdistribusi di PBP secara real time guna memantau keakuratan pendistribusian.

Selain itu, saya ingin menginformasikan bahwa pemerintah memutuskan untuk memberikan bantuan langsung tunai kepada 18 juta masyarakat yang akan disiapkan pada akhir bulan ini atau awal bulan depan sebesar Rp 200.000 per bulan. PT Pos akan dikirim melalui Indonesia dan maju dimuat pada bulan Februari,” pungkas Menko Airlangga. (mrk/jpnn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %